Pages

Sabtu, 31 Desember 2011

Antara Pendidikan dan Teknologi

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. Pendidikan biasanya berawal saat seorang bayi itu dilahirkan dan berlangsung seumur hidup. Pendidikan bisa saja berawal dari sebelum bayi lahir seperti yang dilakukan oleh banyak orang dengan memainkan musik dan membaca kepada bayi dalam kandungan dengan harapan ia bisa mengajar bayi mereka sebelum kelahiran. Bagi sebagian orang, pengalaman kehidupan sehari-hari lebih berarti daripada pendidikan formal. Seperti kata Mark Twain, “Saya tidak pernah membiarkan sekolah mengganggu pendidikan saya.” (id.wikipedia.org)

Pendidikan adalah kebutuhan pokok bagi setiap individu di dunia. Semua negara di dunia mewajibkan setiap bangsanya untuk mengenyam pendidikan, baik pendidikan dasar, pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. Tujuan pendidikan diwajibkan adalah agar semua penghuni negara bisa menjadi sumber daya manusia yang berguna bagi negaranya bahkan bagi dunia.

Di Indonesia, kini diwajibkan untuk mengenyam pendidikan minimal 9 tahun atau sampai jenjang SMP. Meskipun demikian, cukup banyak mereka yang menyenyam pendidikan sampai jenjang SMA, diploma bahkan sampai sarjana dan pasca-sarjana. Mereka semua harus bersaing untuk meraih pendidikan yang tinggi demi memperbanyak peluang mereka untuk mendapat pekerjaan dibandingkan dengan lapangan pekerjaan yang sangat terbatas.

Pendidikan bermanfaat tidak hanya untuk satu individu saja, pendidikan juga bisa menjadi alat ukur kemajuan negara. Seperti negara Amerika Serikat, disebut negara maju karena memiliki banyak penduduk yang berpendidikan tinggi dan China yang selalu memenangkan olimpiade dan olimpiade sains internasional.


Pendidikan dan Komputer

Pendidikan di Indonesia saat ini sedang mengalami peningkatan seiring dengan perkembangan pesat teknologi yang dapat menjadi fasilitas pendidikan. Komputer adalah salah satu produk teknologi yang berperan sangat besar dalam bidang pendidikan. Selain praktis digunakan, komputer juga memiliki fungsi yang sangat banyak. Komputer bisa digunakan untuk membuat sebuah presentasi menarik melalui program Microsoft Office Power Point. Komputer juga bisa digunakan untuk membuat animasi yang sangat menarik. Semua itu bisa digunuakan guru untuk menarik perhatian murid agar murid lebih senang mempelajari materi yang sedang diajarkan dan lebih memahami.

Awalnya, sekolah yang memiliki fasilitaas komputer sangatlah terbatas, hanya sekolah-sekolah elit di kota besar yang memiliki nya. Namun, karena tuntutan jaman, sekolah-sekolah di pinggiran kota pun memiliki fasilitas komputer. Tidak hanya jenjang SMA dan SMP, SD-SD di pelosok negeri pun banyak yang memanfaatkan fasilitas canggih ini. Seperti di SD Negeri Tongas Wetan 1, sebuah SD yang berada di Desa Tongas Wetan, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur yang mengenalkan dunia komputer sejak kelas 1 SD.

Komputer tak akan lengkap tanpa internet. Internet (kependekan dari interconnection-networking) ialah sistem global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP/IP) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia. Manakala Internet (huruf 'I' besar) ialah sistem komputer umum, yang berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol). (id.wikipedia.org)

Banyak sekali provieder yang menyediakan jasa internet. Berbagai cara kita dapat mengakses internet, bisa melalui modem, line telepon, WiFi dan GPRS (General Packet Radio Service). GPRS merupakan salah satu standar komunikasi wireless (nirkabel) yang memiliki kecepatan koneksi 115 kbps dan mendukung aplikasi yang lebih luas (grafis dan multimedia). Pengaturan GPRS pada ponsel tergantung dari operator yang digunakan. Biaya akses Internet dihitung melalui besarnya kapasitas (per-kilobyte) yang diunduh. (id.wikipedia.org).

Sebagai salah satu operator di Indonesia, tentunya XL juga menyediakan layanan untuk internet. Tarif internet XL sangat terjangkau bagi kantung Indonesia, khususnya bagi pelajar di Indonesia. Untuk mendapatkan akses internet dengan kecepatan hingga 3.6Mbps, kita bisa mengaktifkan paket harian dengan tarif Rp. 2000,00 untuk kuota 5 MB. Untuk paket mingguan, bisa diaktifkan dengan biaya Rp.10.000,00 untuk kuota 50 MB. Sedangkan untuk paket bulanan, kita cukup mengeluarkan Rp.25.000,00 untuk kuota 500 MB atau Rp. 99.000,00 untuk kuota 2,5 GB atau Rp. 199.000,00 untuk kuota 6 GB. (http://www.xl.co.id/Internet/PaketInternet)

Sangat terjangkau kan? Apalagi bagi kantung pelajar yang sangat membutuhkan akses internet dengan kecepatan tinggi.


Pendidikan dan Handphone

Selain komputer, Handphone juga berperan sangat besar dalam perkembangan pendidikan di Indonesia. Handphone telah menjadi kebutuhan utama para pelajar. Hampir semua pelajar di Indonesia memiliki handphone sebagai media komunikasi dan alat hiburan.

Telepon selular (ponsel) atau telepon genggam (telgam) atau handphone (HP) atau disebut pula adalah perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan telepon konvensional saluran tetap, namun dapat dibawa ke mana-mana (portabel, mobile) dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel (nirkabel; wireless). Saat ini Indonesia mempunyai dua jaringan telepon nirkabel yaitu sistem GSM (Global System for Mobile Telecommunications) dan sistem CDMA (Code Division Multiple Access). Badan yang mengatur telekomunikasi seluler Indonesia adalah Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI). (id.wikipedia.org)

Handphone memiliki fungsi utama sebagai alat komunikasi dan fungsi sampingan sebagai alat hiburan. Sebagai alat komunikasi, handphone bisa untuk menelpon dan SMS. Pelajar sangat butuh berkomunikasi melalui telepon atau SMS baik untuk menanyakan PR, menanyakan tugas dan belajar bersama dari 2 tempat yang berbeda. Di sinilah peran HP dalam memajukan pendidikan.

Handphone memiliki peran yang cukup besar dalam memajukan pendidikan. Untuk itu fasilitas dari handphone dan operator perlu ditingkatkan. Operator harus menyediakan layanan yang terbaik, sinyal yang disediakan harus maksimal dan tarif yang disajikan harus minimal agar pelajar bisa hidup lebih praktis dan lebih hemat.

Fungsi sekunder dari handphone adalah sebagai media hiburan. Handphone bisa digunakan untuk menangkap siaran radio dan televisi, perangkat lunak pemutar audio (MP3) dan video, kamera digital, game, dan layanan internet (WAP, GPRS, 3G). Selain fitur-fitur tersebut, handphone sekarang sudah ditanamkan fitur komputer. Jadi di handphone tersebut, orang bisa mengubah fungsi ponsel tersebut menjadi mini komputer.

Jadi dengan handphone, selain mempermudah para pelajar untuk sharing tentang pendidikan juga bisa dijadikan media penghibur saat mereka jenuh.


Peran XL dalam Memajukan Pendidikan di Indonesia

Sebagai penyedia layanan komunikasi, tentunya XL memiliki peran yang sangat besar terhadap perkembangan semua bidang termasuk bidang pendidikan. Selain sebagai penyedia jasa internet yang saat ini dibutuhkan oleh banyak sekolah dan pelajar, XL juga mempermudah para pelajar untuk sharing tentang pendidikan melalui telepon dan SMS dengan biaya terjangkau dan sinyal kuat yang menembus daerah pelosok dan pedalaman di negeri ini. Tak heran, jika kini banyak pelajar dari desa terpencil yang mampu mengalahkan pelajar kota. Dengan berbagai fitur yang lengkap, XL turut memajukan pendidikan di Indonesia.

Tarif internet XL yang sangat terjangkau membuat para pelajar semakin mudah memperoleh informasi dari internet. Untuk mencari referensi tugas, karya tulis dan mencari materi pelajaran, tinggal hidupkan modem XL dan semua bisa didapat dengan cepat. Apabila sedang jenuh, ber-social networking menggunakan layanan XL sangatlah memuaskan, kita bisa bertukar informasi dengan teman melalui dunia maya dengan mudah.

XL memberikan banyak gratisan untuk SMS, hal itu dimanfaatkan para pelajar untuk saling bertukar informasi melalui SMS. Telepon menggunakan XL juga sangat murah, ada paket nelpon XL yang banyak memberi gratisan untuk menelpon. Hal itu sangat bermanfaat, apalagi bagi para pelajar yang harus hemat agar bisa menabung demi masa depan.

Yang paling penting dari semua layanan XL adalah sinyal XL yang mampu menembus daerah pinggiran kota dan pedalaman. Hal ini akan berdampak positif bagi perkembangan pendidikan di daerah pinggiran kota dan pedalaman yang semula sangat sulit untuk melakukan komunikasi dengan dunia luar kini lebih mudah, yang semula tidak mengenal internet kini tak kalah dengan pelajar perkotaan. Mereka bisa mengukir prestasi yang hebat dan meraih cita-cita mereka yang sangat tinggi.

Terima kasih untuk XL yang telah berperan penting dalam kemajuan pendidikan di Indonesia. Semoga XL bisa terus lebih baik dan lebih memajukan dunia pendidikan di Indonesia.

SMASA Mengukir Namanya pada OSN di Manado


OSN (Olimpiade Sains Nasional) adalah ajang bergengsi yang diadakan oleh menteri pendidikan dengan tujuan menyaring siswa-siswi mewakili Indonesia di ajang olimpiade Internasional. Setiap tahun, tuan rumah OSN selalu berpindah-pindah. Tahun ini OSN diadakan di Manado. Pada OSN tahun ini, SMASA berhasil mengirim 1 nama untuk berkompetisi di Manado.

Sebelum OSN diadakan terlebih dahulu diadakan seleksi tingkat sekolah, OSK (Olimpiade Sains Kota) dan OSP (Olimpiade Sains Propinsi). Seleksi tingkat sekolah dilaksanakan dengan waktu yang berbeda antara satu mata pelajaran dengan mata pelajaran lain. Seleksi tingkat sekolah menyaring masing-masing 3 siswa untuk mata pelajaran matematika, fisika, biologi, kimia, astronomi,komputer, kebumian dan ekonomi yang akan mewakili SMAN 1 Probolinggo pada OSK.

Sebelum OSK dilaksanakan, tim olimpiade SMAN 1 Probolinggo dibimbing di Universitas Negeri Jember (UNEJ). Bimbingan di UNEJ dilaksanakan 2 gelombang. Gelombang pertama untuk mata pelajaran biologi, kimia dan komputer yang dilaksanakan pada tanggal 18-21 April 2011. Sedangkan gelombang kedua untuk mata pelajaran matematika, fisika dan kebumian dilaksanakan pada tanggal 24-27 April 2011. Bimbingan di UNEJ diikuti oleh SMA RSBI se-Tapalkuda yang meliputi SMAN 2 Lumajang, SMAN 2 Bondowoso, SMAN 1 Kraksaan, SMAN 2 Kencong Jember, SMAN 1 Giri Banyuwangi.

Setelah diberi bimbingan oleh dosen-dosen terbaik UNEJ, kini waktunya untuk mengukir prestasi SMASA di tingkat kota. Tanggal 9-10 Mei, OSK diadakan di SMKN 1 Probolinggo. SMASA mengirimkan masing-masing 3 nama untuk setiap mata pelajaran. Tanggal 9, OSK yang diadakan adalah matematika, fisika, kimia dan biologi. Sedangkan tanggal 10 adalah OSK mata pelajaran komputer, astronomi, kebumian dan ekonomi.

OSK bertujuan menyeleksi siswa-siswi yang akan mewakili Probolinggo pada Olimpiade Sains Propinsi (OSP). Dari 24 perwakilan Probolinggo, SMASA berhasil merebut 15 tiket menuju OSP.

No.

Nama

Kejuaraan Mata Pelajaran OSK

1.

Rizky Ramadyan Widiarto

Juara 1 OSK Matematika

2.

Muhammad Ardy Febriant W. A

Juara II OSK Matematika

3.

Nur Muhaimin

Juara 1 OSK Fisika

4.

Ririn Indah Yani

Juara II OSK Fisika

5.

Gusti Rinaldi Zulkarnain

Juara I OSK Kimia

6.

Nanda Redha Arsya

Juara II OSK Kimia

7.

Risky Karimah

Juara I OSK Biologi

8.

Mohamad Rohim

Juara II OSK Biologi

9.

Tania Ratna Iswanti

Juara III OSK Biologi

10.

Muhammad Zuhri

Juara I OSK Komputer

11.

Eka Kristalia Kuryani

Juara I OSK Astronomi

12.

Kinanthi Putri Rizki

Juara I OSK Kebumian

13.

Bella Zahraisyah

Juara III OSK Kebumian

14.

Yuli Winarni

Juara I OSK Ekonomi

15.

Rizky Imaniar Roesmanto

Juara II OSK Ekonomi

OSP diadakan di Surabaya pada tanggal 2011. OSP dibagi menjadi 2 gelombang. Gelombang pertama untuk mata pelajaran matematika, fisika, kimia dan biologi, sedangkan gelombang kedua untuk mata pelajaran komputer, astronomi, kebumian dan ekonomi. Untuk masing-masing mata pelajaran, OSP diadakan 2 hari. Hari pertama digunakan untuk check in dan pengarahan/technikal meeting. Hari kedua tepatnya jam 7 pagi, semua peserta OSP diharuskan berkumpul ke ruang-ruang yang telah ditentukan untuk melaksanakan olimpiade. Waktu yang dibutuhkan setiap mata pelajaran berbeda beda, contohnya matematika membutuhkan waktu 3-4 jam. Setelah selesai mengerjakan soal OSP, peserta OSP harus segera ke kamar untuk packing dan check out karena akan digunakan untuk gelombang selanjutnya.

Satu bulan kemudian, hasil seleksi OSP diumumkan. Kabar itu sangat menggembirakan seluruh warga SMASA, karena SMASA berhasil merebut satu tiket emas menuju Manado. Tiket OSN itu direbut dengan penuh perjuangan oleh Tania Ratna Iswanti yang bisa mengalahkan ribuan peserta lainnya untuk menjadi juara 8 OSP Jawa Timur. OSN diadakan pada tanggal 12-16 September 2011 di Manado, Sulawesi Utara.

Dengan didampingi guru biologi tercinta, Bu Endah, Tania berangkat dari Probolinggo tanggal 11 September 2011 menuju Hotel Utami, Surabaya. Seluruh kontingen OSN dari jawa Timur berkumpul di Hotel Utami untuk diberi pengarahan dan berdoa bersama agar Jawa Timur selalu jaya. Setelah semua berkumpul, kontingen Jatim segera menuju Bandara Juanda dan terbang ke Manado. Tiba di Manado pukul 11.30 WITA.

Tanggal 12 September 2011, upacara pembukaan OSN dilaksanakan. Upacara diadakan di Grand Kawanua Convention Center. Seluruh perwakilan dari semua Propinsi di Indonesia hadir di sana. Dengan berbagai logat dan tradisi yang bermacam-macam, mereka berbaur menjadi satu di bawah naungan merah putih dan Bahasa Indonesia. Setelah upacara seluruh peserta OSN harus mengikuti mekanisme olimpiade.

Olimpiade yang dihadapi ada dua bagian. Yang pertama adalah praktek dan kedua teori. Praktek berlangsung tanggal 13 September 2011 yang berlokasi di SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon. Sedangkan tes teori berlangsung tanggal 14 September 2011 yang berlokasi di SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon. Soal-soal yang dihadapi sangat lah sulit. Butuh konsentrasi, logika, perasaan dan management waktu yang benar untuk menyelesaikan setiap permasalahan yang ada. Tak lupa, doa juga selalu terpanjatkan agar selalu diberi kemudahan dalam menyelesaikan setiap butir soal.

Untuk mengurangi rasa stres, keesokan paginya ada acara yang sangat menarik. Acara apa ya? Acara apa lagi kalau bukan rekreasi (Hore....). Semua menyambut acara itu dengan gembira, karena rekreasi dapat membuat pikiran menjadi fresh kembali setelah harus berpikir keras. Malam harinya, hasil seleksi OSN diumumkan. Ada 5 medali emas, 10 medali perak dan 15 medali perunggu yang dibagikan. Peraih medali adalah mereka yang memiliki nilai lebih unggul dari peserta lain. Ternyata medali itu belum bisa dibawa pulang ke Probolinggo sebagai oleh-oleh paling dahsyat untuk SMAN 1 Probolinggo. (So sad.. L)

Meskipun SMASA belum bisa meraih medali perunggu, perak bahkan medali emas, mengharumkan nama sekolah pada ajang olimpiade tingkat nasional adalah prestasi yang membanggakan. Kita semua selalu berusaha dan berdoa agar tahun kedepannya SMASA bisa menjuarai Olimpiade Sains Nasional dan bisa berlaga pada olimpiade tingkat internasional serta menjuarainya. J

Amin..... Semangat untuk SMASA........

By : Febri